Cara Kerja Ilmu-ilmu Alam, Sosial-Humaniora dan Agama dalam Pengembangan Ekonimi Islam
masnasih.com – Berbicara Filsafat Ekonomi Islam, maka kita akan menemukan beberapa materi diantaranya adalah Cara Kerja Ilmu-ilmu Alam, Cara Kerja Ilmu Sosial-Humaniora dan Cara Kerja Ilmu Agama dalam Pengembangan Ekonomi Islam.

Cara Kerja Ilmu-ilmu Alam, Sosial-Humaniora dan Agama dalam Pengembangan Ekonimi Islam

Ilmu Alam dalam Pengembangan Ekonomi Islam

Ilmu alam digambarkan sebagai ilmu empirik yang sangat menonjol penampilannya. Metode yang digunakan dalam ilmu alam dikehendaki agar dipakai sebagai contoh bagi ilmu-ilmu empirik yang lain. Sejumlah hukum alam yang bersifat umum dipandang juga berlaku terhadap gejala-gejala yang tidak secara ketat bersifat kealaman. Apabila ilmu alam kita pandang sebagai ilmu tentang alam (yang tidak hidup), maka di dalamnya juga termasuk astronomi, meteorology, hidrologi, dan sebagainya.

Cara Kerja Ilmu Alam dalam Pengembangan Ekonomi Islam

  • Gejala alam bersifat fisik statis
  • Objek penelitian dapat berulang
  • Pengamatan relatif lebih mudah dan simpel
  • Subyek pengamat lebih sebagai penonton.

Ilmu Sosial-Humaniora dalam Pengembangan Ekonomi Islam

Pengertian

Ilmu pengetahuan dalam dinamikanya dapat diklasifikasi menjadi dua kategori besar, yaitu ilmu eksakta dan noneksakta. Khusus ilmu noneksakta dipilah menjadi dua; ilmu humaniora dan ilmu sosial. Menurut Wallerstein, ilmu sosial adalah salah satu pewaris yang jauh melampaui kearifan itu. Dengan demikian, ilmu sosial adalah sebagai upaya untuk mencari kebenaran-kebenaran yang jauh melampaui kearifan yang telah ada atau yang telah dideduksikan semacam itu. Ilmu sosial adalah usaha penjelajahan dunia modern.

Cara Kerja Ilmu Sosial-Humaniora dalam Pengembangan Ekonomi Islam

  • Gejala sosial-humaniora bersifat non-fisik, hidup dan dinamis.
  • Obyek penelitian tak bisa diulang.
  • Pengamatan relatif lebih sulit dan kompleks.
  • Subyek pengamat juga sebagai bagian integral dari obyek yang diamati.
  • Memiliki daya prediktif yang relatif lebih sulit dan tak terkontrol.

Ilmu Agama dalam Pengembangan Ekonomi Islam

Pengertian

Agama adalah sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan/perintah dari kehidupan. Ilmu-ilmu keagamaan adalah suatu disiplin ilmu yang penting dalam kehidupan manusia. Ilmu ini berkembangan sejak manusia dihadapkan pada kekuatan-kekuatan adikodrati. Mereka membangun ritual keagamaan sebagai simbol pemahaman tentang hidup dan realitas hubungan manusia dengan alam dan adikodrati.

Cara Kerja Ilmu Agama dalam Pengembangan Ekonomi Islam

  • Gejala keagamaan merupakan sesuatu yang bergerak, tidak statis, jadi lebih dekat dengan gejala sosial-humaniora .
  • Obyek kajian ilmu-ilmu keagamaan adalah manusia yang beragama dan lebih fokus pada inner-worldnya, yakni aspek keinanan teologisnya.
  • Objek penelitian ilmu-ilmu keagamaan tidak dapat dilepaskan dan merupakan bagaian integral dari obyek yang diamati, yaitu perilaku sosial humaniora manusia beragama atau aktivitas-aktivitas keagamaan.
  • Kerja ilmu-ilmu keislaman bersumber pada teks-teks sudah yakni Alquran dan Hadis Nabi, dan sumber penalaran rasional dan pengalaman empiris keislaman.
Demikian Cara Kerja Ilmu-Ilmu alam dsb. Semoga Bermanfaat. 
Baca Artikel Pendidikan Lainnya.